CP4 E-COMMERCE UNIVERSITAS DHYANA PURA
PERBEDAAN PLATFORM DAN UNICORN
Platform
Platform adalah unsur yang penting dalam pengembangan perangkat
lunak. Platform mungkin dapat didefinisikan secara sederhana sebagai tempat
untuk menjalankan perangkat lunak. Penyelenggara platform menyediakan
pengembangan perangkat lunak dengan kesepakatan serangkaian kode logika yang
akan berjalan secara konsisten sepanjang platform ini berjalan di atas platform
yang lainnya. Kode logika ini mencakup bytecode, kode sumber dan kode mesin.
Dengan demikian, pelaksanaan program tidak dibatasi oleh jenis sistem operasi
yang tersedia. Platform telah menggantikan sebagian besar bahasa mesin
independen. Beberapa platform perangkat lunak mengemulasikan platform perangkat
keras secara menyeluruh, seperti pada virtualisasi sistem.
Jadi secara detailnya Platform adalah arsitektur
hardware/fondasi/standar bagaimana sebuah sistem dimana aplikasi/program dapat
berjalan, atau bisa juga dikatakan Platform adalah dasar dari teknologi dimana
teknologi yang lain atau proses-proses dibuat. Sebuah Platform terdiri dari
sistem operasi yaitu program sistem koordinasi komputer yang memberikan
perintah-perintah kepada prosesor dan hardware untuk melakukan operasi-operasi
logis dan mengatur pergerakan data di komputer. Banyak orang beranggapan bahwa
Platform dan Sistem Operasi adalah sama, namun pada kenyataannya tidak.
Platform merupakan dasar atau tempat dimana sistem operasi bekerja, tanpa
platform sistem operasi tidak akan berjalan.
Contoh-Contoh
Platform : PC, MAC, PDA/Smartphone, Xbox, PS3, Nintendo Wii, DLL.
Fungsi Platform
Fungsi utama platform adalah untuk menjalankan sebuah pernagkat
lunak agar dapat digunakan atau berjalan serta dapat memudahkan kita untuk
mengopersaikan aplikasi atau software dan lain sebagianya yang berhubungan
dengan teknologi, memeberikan keamanan dan membantu dalam hal perencanaan.
Platform
terbagi menjadi dua yakni platform yang bekerja untuk hardware dan software
(OS) serta platform yang bekerja untuk software saja (Java, Net). Maka dari itu
platform adalah unsur yang sangat penting dalam pengembangan perangkat lunak,
atau platform adalah sebagai tempat untuk menjalankan perangkat lunak.
Sebuah
platform artinya renacan kerja terdiri dari sistem operasi yaitu program sistem
koordinasi komputer yang memberikan perintah-perintah kepada proses dan
hardware untuk melakukan operasi-operasi logis dan mengatur pergerakan data di
komputer. Banyak rang beranggapan bahwa platform dan sistem operasi itu sama,
namun pada kenyataannya tidak. Platform adalah dasar atau tempat dimana sistem
operasi bekerja, tanpa platform sistem operasi tidak akan berjalan.
Salah satu
platform (rencana kerja) yang digunakan diseluruh masyarakat di dunia yakni
platform (rencana kerja) android. Apa itu platform android? Berbagai platform
(rencana kerja) sudah berkembang pesat di industri teknologi. Biasnya plikasi
yang akan menyesuaikan sendiri ingin menggunakan platform (rencana kerja) yang
mana supaya kerja alikasi dapat maksimal, karena tidak semua platform (rencana
kerja) dapat dikombinasi dengan aplikasi.
Unicorn
Unicorn merupakan istilah yang
sangat familiar di dunia perusahaan rintisan atau startup. Istilah unicorn
digunakan untuk mendeskripsikan perusahaan privat yang telah mengantongi
valuasi lebih dari US$1 miliar. Istilah unicorn di
dunia startup pertama kali diperkenalkan oleh pemodal kapital Aileen
Lee pada tahun 2013. Lee menggunakan istilah unicorn untuk mendefinisikan
perusahaan teknologi yang dinilai memiliki ide dan solusi tak biasa dengan
valuasi lebih dari US$1 miliar.
Valuasi startup merupakan nilai
ekonomi dari bisnis yang digeluti suatu perusahaan rintisan. Valuasi biasanya
dijadikan acuan untuk mengukur seberapa besar potensi bisnis penghitungan
valuasi startup dan perusahaan konvensional sebenarnya tidak jauh
berbeda.
Valuasi perusahaan konvensional mempertimbangkan beberapa aspek termasuk nilai perusahaan di bursa saham, nilai dari jenis saham lain yang dimiliki perusahaan, utang perusahaan, dan uang tunai yang dimiliki perusahaan. Sementara bagi startup yang sejak tahap awal berdiri bisnis belum mendapat pemasukan atau keuntungan. Pendiri perusahaan atau calon investor akan mempertimbangkan aspek-aspek seperti jumlah dan nominal transaksi, jumlah pengguna, teknologi produk, kualitas tim, dan kompetitor.
Valuasi perusahaan konvensional mempertimbangkan beberapa aspek termasuk nilai perusahaan di bursa saham, nilai dari jenis saham lain yang dimiliki perusahaan, utang perusahaan, dan uang tunai yang dimiliki perusahaan. Sementara bagi startup yang sejak tahap awal berdiri bisnis belum mendapat pemasukan atau keuntungan. Pendiri perusahaan atau calon investor akan mempertimbangkan aspek-aspek seperti jumlah dan nominal transaksi, jumlah pengguna, teknologi produk, kualitas tim, dan kompetitor.
Perusahaan yang mengantongi
status unicorn berdasarkan penilaian yang dikembangkan oleh pemodal ventura dan
investor yang berpartisipasi dalam putaran pendanaan. Semua unicorn sejatinya
adalah startup, hanya nilainya dinilai berdasarkan potensi pertumbuhan dan
perkembangan bisnis. Mengutip laporan Corporate Finance Institute (CFI), penilaian untuk dicap sebagai unicorn tidak ada
kaitannya dengan kinerja keuangan masing-masing
perusahaan atau data fundamental lainnya. Perlu dicatat tidak sedikit
perusahaan teknologi dunia yang sudah mengantongi status unicorn namun belum
menghasilkan keuntungan. Untuk mengantongi status unicorn merupakan proses yang
melibatkan berbagai pertimbangan dari banyak faktor. Termasuk perkiraan
pertumbuhan bisnis satu perusahaan dalam jangka panjang.
Di samping itu, pemodal kapital
dan investor kerap mempertimbagkan aspek rumit lainnya termasuk soal
keberlangsungan satu model bisnis. Terlebih jika satu bisnis menjadi perusahaan
pertama di suatu industri yang membuat proses penilaian menjadi semakin kompleks.
Berdasarkan riset CB Insight, hingga Januari 2019 ada lebih dari 300 unicorn di
seluruh dunia. Beberapa unicorn bahkan sudah 'naik kelas' dengan mengantongi
status sebagai decacorn (valuasi US$10 miliar) dan hectocorn (valuasi US$100
miliar). Kelima perusahaan dengan valuasi tertinggi di dunia menurut CB Insight
yakni Toutiao atau Bytedance (US$75 miliar), Uber (US$72 miliar), Didi Chuxing
(US$56 miliar), WeWork (US$47 miliar), dan Airbnb (US$29,3 miliar). Sementara
di Asia Tenggara sejauh ini ada tujuh unicorn dengan empat diantaranya berasal
dari Indonesia. Keempat startup unicorn tersebut antara lain Bukalapak,
Gojek, Traveloka, dan Tokopedia.
www.undhirabali.ac.id
Komentar
Posting Komentar